Senin, 27 Mei 2019

Sudah Tahu Apa Kelebihan Hebel?

Hebel atau juga dikenal dengan batu bata ringan adalah jenis material kontruksi bangunan yang menggantikan bau bata merah. Bobot hebel lebih ringan dibandingan dengan batu bata atau juga batako. Hebel terbuat dari bahan campuran seperti pasir, semen, kimia busa, gypsum, kapur, pasta aluminium serta air. Proses pembuatannya pun dilakukan di pabrik, sehingga tidak menggunakan sistem manual sebagaimana batu bata merah. Inilah yang menjadi salah satu kelebihan hebel, sehingga pada saat ini banyak dipilih sebagai bahan pembuat kontruksi perumahan atau bangunan bertingkat lain.

Mengapa batu hebel juga dipilih oleh para pengembang perumahan? Hal inilah yang menjadi salah satu kelebihan hebel sehingga dipilih untuk bahan bangunan di perumahan saat ini. Hebel memiliki harga yang lebih ringan dibandingkan dengan jenis batu bata atau batako.

Hebel sebenarnya juga bukan produk baru dalam dunia kontruks. Sejak tahun 1923, hebel sudah mulai digunakan untuk mendukungan pembuatan bangunan di Swedia. Bahkan, negara super modern Jerman pun sudah menggunakan hebel sejak tahun 1943 sebagai bahan pembuat bangunan. Di Indonesia sendiri, hebel sudah mulai digunakan sejak tahun 1995. Hanya saja, perkembangannya belum seperti sekarang karena masyarakat dahulu masih lebih menyukai menggunakan batu bata untuk membuat bangunan.

Kelebihan Hebel

Lalu, apa saja sebenarnya kelebihan hebel, sehingga di negara maju pun menggunakan bahan baku ini sebagai bahan pembuat bangunan? Ada beberapa kelebihan hebel, antara lain:

1. Bobotnya lebih ringan dibandingkan dengan batu bata lain sehingga beban struktur bangunan pun menjadi lebih ringan.

2. Bentuk hebel lebih rapi karena dibuat dengan menggunakan mesin pabrik.

3. Hebel merupakan salah satu jenis bangunan yang tahan terhadap gempa. Karena bobotnya yang ringan, sehingga lebih mudah beradaptasi terhadap goncangan dan menjadikan resiko roboh lebih kecil dibandingkan dengan bata merah.

4. Hebel memiliki sifat yang kedap api sehingga lebih aman apabila terjadi bahaya kebakaran.

5. Hebel lebih kedap suara.

6. Proses pemasangan lebih mudah karena menggunakan perekat.

Minggu, 26 Mei 2019

Mengenal Jenis Pasir Yang Baik Untuk Konstruksi

Pasir merupakan salah satu jenis bahan bangunan yang wajib disediakan untuk membuat bangunan permanen. Pasir digunakan untuk berbagai jenis fungsi. Mulai dari campuran adonan untuk pondasi, dinding maupun untuk pelapisan tembok. Selain itu, pasir juga digunakan sebagai bahan untuk membuat cor. Lalu, jenis pasir untuk cor yang baik itu bagaimana?

Jenis pasir untuk cor, tentunya tidak sama dengan jenis pasir yang digunakan untuk melapisi tembok. Karena jenis pasir yang digunakan untuk melapisi tembok atau merekatkan dinding bata, biasanya bertekstur halus dan sedikit kandungan batu kasarnya. Dengan begitu, lapisan tembok akan terlihat halus dan tidak menimbulkan tonjolan akibat adanya campuran kerikil dalam adonan tersebut.

Pasir Gunung

Di kawasan Jawa Tengah salah satu jenis pasir untuk cor yang banyak disukai adalah jenis pasir Muntilan. Jenis pasir ini berasal dari erupsi gunung Merapi yang ditambangg di daerah Muntilan, Jawa Tengah. Tekstur pasir ini cenderung agak kasar dan memiliki kandungan batuan lebih besar. Sehingga, apabila digunakan untuk membuat cor akan menambah kekuatan dari tulang bangunan yang berasal dari besi.

Adapun jenis pasir untuk cor yang baik untuk digunakan memiliki beberapa standar, antara lain:

1. Tektur pasir untuk cor berupa butiran tajam dank eras dengan indek kekerasan kurang dari 2,2.

2. Kandungan lumpur dalam pasir, tidak boleh melebihi kadar 5%.

3. Kandungan organik yang terdapat dalam lumpur tidak boleh mengandung banyak bahan organik.

4. Modulus kehalusan pasir berkisar antara 1,5 sampai 3,8 serta tersusu dan butir yang beraneka ragam.

5. Pasir yang akan digunakan harus memberikan reaksi negative pada alkali yang digunakan untuk beton dengan tingkat keawetan yang cukup tinggi.

Namun demikian, para praktisi di lapangan biasnya menggunakan metode lain untuk melihat apakah sebuah pasir bisa layak digunakan sebagai bahan cor atau tidak. Caranya adalah dengan membentuk kepalan pada pasir tersebut dengan menggunakan tangan. Apabila pasir yang dikepal dengan tangan tidak menggumpal, maka pasir tersebut dianggap baik untuk bahan pembuatan cor.

Sabtu, 25 Mei 2019

Kenapa Kini Banyak Yang Pakai Batako Dan Hebel?

Pada saat ini, penggunaan batu bata merah dalam proses kontruksi bangunan sudah mulai ditinggalkan. Masyarakat mulai beralih ke batako dan hebel untuk membuat kontruksi dinding bangunan mereka. Hal ini karena batu bata merah dianggap kurang memberikan nilai ekonomis dan keuntungan. Terutama, apabila digunakan untuk membuat bangunan berskala besar.

Batu bata merah hanya digunakan pada pembangunan perumahan perorangan saja. Biasanya, hal ini dilakukan oleh mereka yang memiliki rasa fanatic pada penggunaan batu bata merah dan meyakini bahwa batu bata merah merupakan material terbaik untuk membuat dinding bangunan. Padahal, bila dipahami batako dan hebel juga memiliki nilai yang tidak kalah daripada batu bata merah. Bahkan secara ilmiah penggunaan keduanya dinilai mempunyai kelebihan dibandingkan dengan batu bata merah.

Perbandingan Batako Dan Hebel

Batako dan hebel menjadi salah satu bahan pembuat dinding bangunan yang kini menjadi favorit masyarakat. Keduanya dinilai menjadi sebuah alternative baru pembuatan bangunan untuk mendapatkan nilai ekonomis dibandingkan dengan menggunakan batu bata merah. Lalu, apa kelebihan dari kedua jenis bahan tersebut?

1. Batako

Material ini dibuat dengan campuran semen serta pasir kasar yang dipadatkan baik secara manual maupun dengan menggunakan mesin pres. Ada pula yang membuat batako dengan ditambahi residu batu bara. Dengan bahan pembuat batako seperti yang sudah disebutkan, menimbulkan resiko dan kelemahan batako.

Dimana batako akan mudah mengalami keretakan dinding, terutama jika pada bagian yang kosong tidak diisi dengan adukan semen dan pasir. Penggunaan batako akan membuat bangunan dalam rumah terasa lebih hangat, sehingga cocok bila digunakan di kawasan berudara dingin. Biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat bangunan per meter persegi, lebih ringan jika dibandingkan dengan biaya pembangunan menggunakan batu bata merah.

2. Hebel

Hebel atau batu bata ringan menjadi salah satu pilihan di era belakangan ini. Teksturnya yang lebih rapi dibandingkan batako, membuatnya banyak dilirik oleh para pengembang. Hebel disukai karena bobotnya yang ringan, sehingga dinilai lebih aman dan menghemat waktu pembangunan. Pun, hebel juga dinilai mampu meminimaliasi sisa material.

Kamis, 11 April 2019

Animasi Carwash & Cafe


Visualisasi desain tempat cuci mobil yang dilengkapi dengan Cafe. Model dibuat dengan menggunakan Sketchup dibantu program twinmotion dan video editor.

Elang Java | Jasa Desain Rumah | Jasa Hitung Struktur | Jasa Gambar IMB | Jasa Gambar 3D

Informasi & Layanan Online Jasa Desain Rumah
HP : 082227972211,081567611860

Memilih Material Untuk Rangka Atap


Desain Rangka Atap


Banyak jenis material dapat diaplikasikan saat mendesain konstruksi rangka atap, mulai dari kuda-kuda hingga komponen lain, seperti gording, reng, usuk, dan sebagainya. Setiap jenis material memiliki daya tahan dan karakteristik berbeda sehingga penerapannya pun harus disesuaikan dengan kebutuhan. Berikut adalah beberapa jenis material konstruksi rangka atap yang relatif populer.   

Kayu

Sejak dahulu, material kayu sudah digunakan pada bangunan tradisional. Kayu relatif ringan dan fleksibel serta mudah dibentuk mengikuti desain yang beragam. Jika diekspose kayu menampilkan keindahan alami dan kesan hangat. Panjang kayu terbatas sehingga bentang kuda-kuda yang >4 meter perlu penyambungan. Kayu juga mudah terpengaruh perubahan suhu; dan tidak tahan rayap maupun api. Jenis kayu berkualitas yang dapat dipilih, antara lain jati, meranti, damar laut, dan ulin.

Bambu

Penggunaan bambu sebagai konstruksi rangka atap berangkat dari bangunan tradisional. Selain ringan dan mudah pengerjaannya (dengan sistem pen dan ikatan), bambu tampil estetis dan memberi kesan natural. Namun, agar konstruksi bambu awet dan tahan rayap harus dipilih bambu yang cukup tua dan sudah melalui proses pengawetan yang tepat. Sementara untuk penutup atap harus dipilih material yang cukup ringan, seperti ijuk, dan seng. 

Beton Bertulang

Beton bertulang dapat diterapkan untuk konstruksi kuda-kuda, dan dipadukan dengan material lain untuk komponen atap lain (gording, usuk, danlainnya.). Selain mampu menyediakan bentang lebar, beton relatif lebih kokoh dan stabil. Betonjuga tahan api dan antirayap. Namun, dibutuhkan waktu lebih lama karena harus melewati proses penulangan hingga pengeringan beton. Pembuatan yang tidak sempurna membuat beton berisiko retak dan keropos.

Baja Konvensional

Konstruksi atap dari baja dikenal kokoh, stabil, dan tahan lama. Material baja juga antirayap dan tahan api. Pelapisan antikarat akan menambah keawetan bahan bila terdampak perubahan cuaca. Baja relatif berat sehingga diperlukan teknik dan/atau alat khusus untuk pengangkutan dan perakitan. Namun pemasangannya relatif mudah dan cepat.

Baja Ringan

Konstruksi atap baja ringan belakangan cukup populer. Selain harganya terjangkau, baja ringan relatif mudah dan cepat pengerjaannya (dapat dirakit di lokasi atau sistem fabrikasi). Baja ringan antirayap, tetapi berisiko terserang karat. Oleh karenanya harus dipilih jenis baja ringan yang dilapisi antikarat.


Demikian informasi mengenai material konstruksi rangka atap, semoga dapat memberi gambaran jika Anda berniat membuat desain, membangun atau merenovasi konstruksi atap rumah Anda.


Informasi & Layanan Online Jasa Desain Rumah
HP : 082227972211,081567611860

Rabu, 10 April 2019

Membuat Desain Rumah Sehat Dan Ramah Lingkungan


Desain Rumah Sehat

Rumah sehat merupakan tempat bernaung yang mendukung sempurnanya kehidupan fisik, rohani, maupun sosial budaya. Sementara rumah ramah lingkungan merupakan rumah yang mendukung gaya hidup ramah lingkungan (go green) yang turut mengurangi penggunaan sumber daya alam dan harta pribadi baik secara individu maupun kelompok. Lalu bagaimanakah desain rumah sehat sekaligus ramah lingkungan? Beberapa hal di bawah ini mungkin bisa menjadi panduan.

Cukup Ventilasi Dan Pencahayaan 

Rumah sehat memiliki cukup ventilasi dan pencahayaan alami. Lancarnya sirkulasi udara— termasuk oleh rancangan ventilasi silang—akan membuat ruangan segar karena lembap terantisipasi suplai oksigen tercuukupi. Penyinaran matahari pun turut menjaga kelembapan serta mencegah berkembangnya bakteri dan kuman pembawa penyakit. Aplikasi ventilasi dan pencahayaan alami berpotensi mendukung penghematan energi karena dapat mengurangi konsumsi AC atau penggunaan kipas angin maupun pemakaian lampu.

Aplikasi Material Yang Aman

Desain rumah sehat mengaplikasikan berbagai material yang tidak berbahaya ataupun memicu penyakit serta mendukung kenyamanan dan keamanan—tidak berpotensi menimbulkan kecelakaan. Misalnya, menghindari penggunaanmaterial yang mengandung zat berbahaya; memasang lantai bertekstur/antislip di kamar mandi; membuat ukuran tangga yang ergonomis dan sesuai standar keamanan; dan sebagainya.

Cukup Tersedia Air Bersih

Rumah sehat memiliki cukup air bersih dan sehat (tidak mengandung bahan berbahaya) untuk keperluan memasak dan MCK bagi seluruh anggota keluarga. Selain itu juga ramah lingkungan dengan upaya penghematan air dan terjaganya sumber air bersih (sumur, danlainnya.). Untuk mendukung penghematan air dapat diaplikasikan perlengkapan pintar, seperti keran otomatis, shower, kloset hemat air, danlainnya. Agar sumber air bersih terjaga, diberikan jarak yang tepat antara sumur dan septictank. Sementara untuk menjaga cadangan air tanah dilakukan pembuatan sumur resapan (biopori).

Rumah Berkonsep Sehat


Rumah Dan Lingkungan Bersih

Rumah sehat memiliki ruang dalam dan lingkungan sekitar yang bersih. Sebagai contoh, dapur dan tempat penyimpanan makanan selalu bersih dan higienis; kamar mandi bersih dan tidak lembap; dan tidak ada genangan air di lingkungan rumah. Kebersihan juga terkait erat dengan pengelolaan limbah cair maupun padat. Jadi, saluran air kotor harus dirancang dan dijaga agar tidak tersumbat; di lingkungan rumah disediakan beberapa wadah untuk menampung jenis sampah berbeda—organik, anorganik, elektronik,danlainnya.

Bagaimana? Sudahkah Anda memiliki ide membuat desain rumah sehat serta ramah lingkungan?

Informasi & Layanan Online Jasa Desain Rumah
HP : 082227972211,081567611860

Selasa, 09 April 2019

Membuat Makin Cantik Rumah Dengan Variasi Cat Dekoratif



Banyak teknik pengecatan dekoratif yang dapat dilakukan dengan cara dan peralatan sederhana.Alah-alih sekadar melapisi dinding ruang dengan warna polos, teknik ini bertujuan mendekorasi ruang dengan hasil pengecatan yang cenderung tidak biasa, unik dan artistik. Yuk, ketahui beberapa teknik cat dekoratif berikut ini!

Sponging

Seperti namanya, teknik sponging menggunakan spons sebagai alat kerja. Spons yang telah dicelupkan ke dalam cat emulsi ditepuk-tepukkan ke permukaan dinding yang dikehendaki. Hasilnya berupa pola bercak sesuai tekstur spons yang digunakan. Pilihan spons dapat berupa spons sintetis atau spons berbahan natural (sea sponge, danlainnya.). Cat emulsi tidak perlu diencerkan.

Ragging

Teknik raggingdilakukan dengan menepuk-nepukkan gumpalan kain bersih ke permukaan cat basah (cat emulsi dicampurlem PVAC putih/Fox). Ada juga cara lain, yaitu terlebih dahulu dinding dilapisi cat dasar; setelah cat mengering tepuk-tepukkan gumpalan kain yang sudah dicelupkan ke dalam cat dekoratif. Sebenarnya teknik ini mirip dengan sponging, hanya berbeda alatnya.

Dragging

Teknik dragging akan menghasilkan pola garis-garis pada dinding. Teknik ini bisa dilakukan sebagai lanjutan penerapan cat polos, yaitu dengan menyapukan kuas bersih pada permukaan cat yang masih basah. Penyapuan dilakukan satu arah dari atas ke bawah tanpa terputus dengan memberi tekanan pada bulu-bulu kuas. Di pasaran tersedia kuas khusus untuk teknik dragging, tetapi dapat juga dipakai kuas berbulu panjang. Untuk menghasilkan garis lebih tebal, cat emulsi dicampur lemPVAC putih.

Colour Washing

Teknik colour washing menghasilkan pola acak sesuai sapuan kuas secara berulang-ulang. Cat yang digunakan diencerkan dengan air; atau dicampur dengan cairan pengkilat (emulsion glaze) dan lem PVAC putih. Penekanan kuas, arah gerakan, dan kekentalan cat akan memengaruhi pola yang didapat.

Combing

Teknik combing yang dilakukan dengan bantuan sisir cat berbahan karet (rubber paint comb) ini dapat menghasilkan beragam pola unik, misalnya polaserat kayu atau spiral.Caranya, dengan menyapukan sisir karet pada permukaan cat basah dengan gerakan tertentu sesuai pola yang diinginkan. Sebaiknya digunakan cat emulsi yang dicampur lem PVAC putih.

Itulah beberapa teknik pengecatan dekoratif. Anda pun dapat menciptakan berbagai pola pengecatan yang unik dan personal karena pada dasarnya, cat dekoratif dihasilkan dari suatu kreativitas.


Informasi & Layanan Online Jasa Desain Rumah
WA : 082227972211, CALL/SMS : 081567611860

Selasa, 09 Mei 2017

Proses Membuat Desain Rumah Tinggal

Contoh Desain Rumah Tipe 36
Membuat desain rumah tinggal merupakan satu proses membentuk ide-ide serta seni, sehingga terwujudlah gambar rencana dan gambar kerja. Dengan desain ini kita akan mendapatkan bentuk dan tipe rumah yang sesuai dengan keinginan, baik dari segi interior maupun eksterior.

Gambar rencana mencakup gambar denah, gambar tampak depan, gambar tampak belakang, gambar tampak samping, gambar potongan melintang, dan gambar potongan memanjang. Sementara itu, gambar kerja mencakup gambargambar detil dari bentuk gambar rencana. Semakin lengkap gambar-gambar tersebut, semakin mudah pengerjaan pembangunan rumah. Berikut ini contoh desain rumah sederhana Tipe 36 dengan tanah berukuran 10  x 21 meter.

 Desain Rumah Tipe 36

Apakah Anda butuh biro jasa desain rumah ? Anda dapat berkonsultasi seputar desain bangunan dengan kami, caranya silahkan hubungi kami melalui no. kontak yang kami sediakan.

Lingkup pekerjaan kami diantaranya : hitung struktur bangunan, gambar, pemodelan 3D, desain interior, pembuatan RAB, pembuatan gambar persyaratan IMB. Jenis bangunan yang kami tangani mulai dari bangunan rumah tinggal, tempat ibadah hingga bangunan lainnya.

Informasi & Layanan Online Jasa Desain Rumah
WA : 082227972211,081567611860