Rabu, 11 September 2019

Berikut Ini Tahapan Saat Membuat Sebuah Bangunan

Untuk membangun sebuah bangunan, kita membutuhkan bantuan jasa desain dan bangun. Tapi sebelumnya, anda perlu mengetahui serta  memahami terlebih dahulu tahapan kerjanya.

1. Tahap Pertama: Konsep Rancangan
Pada tahap ini, arsitek menyiapkan segala kebutuhan pembangunan dengan mencari informasi dan data yang diperlukan, menganalisisnya, dan mengolahnya agar pembangunan rumah dapat berjalan dengan lancar, sempurna, dan sesuai dengan keinginan Anda.

2. Tahap Kedua: Pra-Rancangan
Pada tahap ini, arsitek akan menyusun pola, membuat gambar rumah secara kasar, dan melakukan perhitungan tentang estimasi biaya dan waktu yang diperlukan.

3. Tahap Ketiga: Pengembangan Rancangan
Setelah Anda menyetujui pra-rancangan, arsitek akan mengembangkan rancangan tersebut lebih mendetail dan akan diperlihatkan kembali pada Anda. Jika Anda menyetujuinya, pengembangan rancangan ini akan dijadikan rancangan akhir untuk membangun rumah.

4. Tahap Keempat: Pembuatan Gambar Kerja
Pada tahap ini, arsitek akan membuat gambar, syarat teknik pembangunan, uraian teknik, serta perhitungan biaya dan waktu yang lebih rinci dan detail.
  
5. Tahap Kelima: Proses Pengadaan
Pada tahap ini, arsitek akan mengolah gambar kerja menjadi Dokumen Pelelangan ditambah dengan Rencana Kerja dan Syarat-Syarat Teknis (RKS), Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan Daftar Volume (BQ).

6. Tahap Keenam: Pengawasan
Pada tahap ini, arsitek akan melakukan pengawasan di lapangan pada waktu-waktu tertentu, misalnya setiap 2 minggu sekali, dan bertemu dengan Anda secara teratur untuk melaporkan proses pembangunan rumah.

Itulah tahapan kerja arsitek yang harus Anda ketahui agar proses pembangunan rumah dapat berjalan dengan lancar, sempurna, dan sesuai dengan keinginan.

Rabu, 28 Agustus 2019

Berikut ini 3 Jenis Arsitek yang Jasanya Sering Digunakan



Jika ingin membangun sesuatu, Anda pasti membutuhkan bantuan arsitek agar pembangunan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan keinginan. Ada 3 jenis arsitek yang jasanya sering digunakan dalam pembangunan. Siapa sajakah mereka?
1.      Arsitek Bangunan Komersial
Banyak bangunan komersial yang tercipta dari tangan arsitek ini, salah satunya adalah pusat perbelanjaan. Selain membuat desain yang mampu memenuhi kebutuhan para konsumen, arsitek bangunan komersial ini juga harus memiliki kemampuan artistic untuk menarik perhatian, memiliki keahlian elektrikal, konstruksi, dan mekanikal, mengetahui persyaratan dan keselamatan bangunan, serta memiliki kemampuan menghitung waktu dan biaya yang dibutuhkan.

2.      Arsitek Kawasan Industri
Membangun kawasan industry  yang ramah lingkungan menjadi tanggungjawab arsitekkawasan industri. Oleh karena itu,sang arsitek arus mengetahui proses produksi secara keseluruhan, seperti erolehan bahanbaku, persiapan sebelum produksi, proses produksi, pengepakan, danpengiriman. Hal ini dilakukan agar arsitek kawasan industry dapat mendesain bangunan yang tidak mengganggu alur kerja produksi.

3.      Arsitek Rumah Tinggal

Jika ingin memiliki rumah dengan desain khusus, Anda dapat menggunakan jasa arsitek rumah tinggal. Arsitek ini akan membantu Anda memiliki rumah yang diinginkan dengan mencaritahu keinginan dan kebutuhan Anda, menyimpulkan konsep, mendesain, menghitung waktu dan biaya yang dibutuhkan, serta melakukan pengawasan pembangunan.
Jasa ketiga jenis arsitek tersebut memang sering digunakan dalam pembangunan sehingga lebih terdengar familiar. Jikatertarik, Anda dapat menggunakan jasa mereka.Selamat mencoba!

Sabtu, 24 Agustus 2019

Mengenal Material Yang Digunakan Untuk Membangun Rumah

Untuk membuat sebuah bangunan entah itu berupa rumah, gedung tempat usaha, tempat ibadah atau yang lain anda membutuhkan beragam material. Agar tidak salah memilih Anda perlu mengenali beberapa material yang sering digunakan diantaranya :

1. Batako
Material ini bisa Anda pilih sebagai alternatif jika ingin menghemat pengeluaran karena biayanya yang cukup murah. Tak hanya itu saja , material yang terbuat dari campuran pasir dan semen yang dicetak ini lebih mudah dipotong, tahan air, dan waktu pemasangannya relatif cepat. Namun ada kekurangan material ini yang perlu Anda ketahui yaitu mudah pecah, mudah retak, dan rumah terasa panas.

2. Batu Bata
Bahan utama untuk membuat material ini adalah tanah liat yang mengalami proses pencetakan, penjemuran, dan pembakaran hingga kering. Jika menggunakan batu bata untuk membangun rumah, ada beberapa kelebihan yang akan Anda dapatkan, seperti mudah diperoleh, rumah tidak panas, serta tahan air dan api. Meskipun demikian, Anda juga harus memikirkan kekurangannya, seperti beban lebih berat, kemungkinan besar akan tersisa banyak, dan waktu pengerjaanya lebih lama.

3. Beton
Material yang satu ini terbuat dari campuran air, kerikil, pasir, dan semen. Kelebihan beton adalah mudah dibentuk, mudah diperoleh, tahan lama, dan tingkat kekuatannya sangat tinggi. Sementara itu, kekurangannya adalah memiliki beban yang sangat berat.

4. Gipsum
Biasanya, material yang terbuat dari campuran kapur dan bubur kertas ini digunakan di langit-langit dan partisi rumah. Kelebihan gipsum adalah lebih elegan, lebih tipis, mudah diperbaiki, dan waktu pemasangannya lebih cepat. Sementara itu, kekurangannya adalah mudah berjamur dan tidak tahan air.  
Keempat material di atas dapat Anda gunakan untuk membangun rumah. Pilihlah material yang sesuai dengan kebutuhan dan biaya Anda.

Senin, 12 Agustus 2019

Sanksi Yang Diberikan Kepada Pemilik Bangunan Tanpa IMB

Banyak hal yang diperlukan untuk mendirikan suatu bangunan. Untuk membangun atau merenovasi rumah saja banyak yang perlu dipikirkan, seperti bahan apa saja yang diperlukan, biaya yang harus dikeluarkan dan berapa lama waktu yang dibutuhkan. Sayangnya dari semua aspek yang dibutuhkan, pemilik bangunan juga perlu mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Pemerintah telah menetapkan undang-undang tentang pendirian bangunan. Maka dari itu, apabila melanggar akan dikenai sanksi.

Penghentian Pembangunan

Apabila kedapatan pendirian bangunan tanpa dilengkapi dengan IMB, maka pemilik harus bersiap-siap menghadapi sanksi berupa penghentian proses pembangunan. Penghentian yang dilakukan pemerintah ini bersifat sementara. Apabila ingin pembangunan tetap diteruskan, maka pemilik bangunan harus segera mengurus IMB. Baru setelah itu proses pembangunan bisa dilanjutkan apabila perijinan telah mendapat persetujuan dari pemerintah.

Perintah Pembongkaran

Manfaat mengurus IMB untuk mendirikan rumah memiliki banyak keuntungan. Salah satunya adalah memberikan keuntungan dari segi perlindungan dan kepastian hukum. IMB yang terpasang pada lokasi pembangunan, menyatakan bangunan tersebut diperbolehkan berdiri secara resmi dari pemerintah. Lain halnya dengan bangunan yang tidak memiliki IMB, akan dianggap sebagai pembangunan ilegal. Pemilik bangunan yang tidak mengantongi IMB bisa diperintahkan untuk melakukan pembongkaran, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Pasal 115 ayat (2) tahun 2005.

Denda Dan Kurungan Penjara

Terkadang, banyak kondisi di lapangan berbeda setelah diterbitkan IMB. Banyak yang pembangunan yang tidak disesuai dengan permohonan IMB sebelumnya. Pelanggaran semacam ini memang sering kali terjadi, terlebih pada perijinan bangunan mewah. Misalnya saja pada saat mengajukan permohonan IMB hanya membangun rumah berlantai satu, tetapi kenyataannya pemilik membangun rumah berlantai dua. Pemilik bisa dikenai sanksi berupa denda sebesar lima juta rupiah hingga kurungan penjara selama tiga bulan.

Sebenarnya bentuk sanksi yang diberikan pada kasus pelanggaran IMB sudah tertuang dalam peraturan daerah. Pemerintah pun tidak serta merta langsung memberi sanksi, karena terlebih dahulu akan menerima surat peringatan. Apabila tidak ada tanggapan, maka pemerintah akan menindak secara tegas. 

Selasa, 09 Juli 2019

Membangun Restoran Bersama Jasa Desain Restoran

Bisnis kuliner atau makanan semakin menjamur saat ini. Anak-anak muda semakin kreatif dalam meramu kuliner lokal menjadi kuliner modern kekinian yang dapat dinikmati oleh generasi muda. Selain itu, kemunculan berbagai kuliner asing yang juga disukai oleh generasi millennial menjadikan bisnis ini berkembang sangat pesat. Selain menu kulinernya, dalam bisnis kuliner, tempat atau desain restorannya pun menjadi salah satu hal yang menentukan kesuksesan bisnis tersebut.
Para konsumen atau pelanggan akan mencari tempat makan atau restoran atau kadang disebut dengan kedai yang nyaman serta memiliki fasilitas lengkap seperti toilet, wastafel cuci tangan, akses internet gratis, ruang rapat atau tempat makan khusus keluarga besar.

Jasa Desain Restoran

Untuk membangun suatu restoran yang nyaman tentunya diawali dengan membuat desainnya terlebih dahulu. Tidak semua orang mampu membuat desain restoran yang apik, apalagi jika lahan yang disediakan sempit atau terbatas. Oleh karenanya, seringkali kita membutuhkan jasa desain restoran untuk membuat desain restoran yang kita inginkan. Kita bisa mendatangi penyedia jasa desain ini dan berdiskusi dengan desainer bangunan profesional mengenai konsep restoran yang kita inginkan.

Konsep desain restoran dapat berbagai macam bentuknya mulai dari yang sederhana hanya terdiri dari ruang makan dan dapur hingga desain yang lebih rumit dengan berbagai pembagian ruangan. Desain interior restoran pun bisa disesuaikan dengan keinginan, contohnya kita ingin desain family friendly, desain futuristik, desain minimalis atau desain tradisional namun bernuansa antik.

Cara Kerja Penyedia Jasa Desain

Penyedia jasa desain akan membuat rancangan atau desain restoran sekaligus menghitung perkiraan biaya yang dibutuhkan hingga restoran berdiri. Perkiraan biaya ini termasuk material bangunan yang dibutuhkan, biaya tenaga kerja hingga biaya pembelian perabotan atau interior yang diperlukan untuk mempercantik restoran. Jika desain yang dibuat oleh penyedia jasa tidak sesuai dengan selera atau kebutuhan, kita dapat berdiskusi kembali dengan para desainer untuk memperbaiki desain yang telah dibuat sebelumnya. Jadi bisa dikatakan bahwa penyedia jasa desain restoran akan mempermudah kita dalam membangun restoran atau kedai tempat kita memulai bisnis kuliner. 

Senin, 27 Mei 2019

Sudah Tahu Apa Kelebihan Hebel?

Hebel atau juga dikenal dengan batu bata ringan adalah jenis material kontruksi bangunan yang menggantikan bau bata merah. Bobot hebel lebih ringan dibandingan dengan batu bata atau juga batako. Hebel terbuat dari bahan campuran seperti pasir, semen, kimia busa, gypsum, kapur, pasta aluminium serta air. Proses pembuatannya pun dilakukan di pabrik, sehingga tidak menggunakan sistem manual sebagaimana batu bata merah. Inilah yang menjadi salah satu kelebihan hebel, sehingga pada saat ini banyak dipilih sebagai bahan pembuat kontruksi perumahan atau bangunan bertingkat lain.

Mengapa batu hebel juga dipilih oleh para pengembang perumahan? Hal inilah yang menjadi salah satu kelebihan hebel sehingga dipilih untuk bahan bangunan di perumahan saat ini. Hebel memiliki harga yang lebih ringan dibandingkan dengan jenis batu bata atau batako.

Hebel sebenarnya juga bukan produk baru dalam dunia kontruks. Sejak tahun 1923, hebel sudah mulai digunakan untuk mendukungan pembuatan bangunan di Swedia. Bahkan, negara super modern Jerman pun sudah menggunakan hebel sejak tahun 1943 sebagai bahan pembuat bangunan. Di Indonesia sendiri, hebel sudah mulai digunakan sejak tahun 1995. Hanya saja, perkembangannya belum seperti sekarang karena masyarakat dahulu masih lebih menyukai menggunakan batu bata untuk membuat bangunan.

Kelebihan Hebel

Lalu, apa saja sebenarnya kelebihan hebel, sehingga di negara maju pun menggunakan bahan baku ini sebagai bahan pembuat bangunan? Ada beberapa kelebihan hebel, antara lain:

1. Bobotnya lebih ringan dibandingkan dengan batu bata lain sehingga beban struktur bangunan pun menjadi lebih ringan.

2. Bentuk hebel lebih rapi karena dibuat dengan menggunakan mesin pabrik.

3. Hebel merupakan salah satu jenis bangunan yang tahan terhadap gempa. Karena bobotnya yang ringan, sehingga lebih mudah beradaptasi terhadap goncangan dan menjadikan resiko roboh lebih kecil dibandingkan dengan bata merah.

4. Hebel memiliki sifat yang kedap api sehingga lebih aman apabila terjadi bahaya kebakaran.

5. Hebel lebih kedap suara.

6. Proses pemasangan lebih mudah karena menggunakan perekat.

Minggu, 26 Mei 2019

Mengenal Jenis Pasir Yang Baik Untuk Konstruksi

Pasir merupakan salah satu jenis bahan bangunan yang wajib disediakan untuk membuat bangunan permanen. Pasir digunakan untuk berbagai jenis fungsi. Mulai dari campuran adonan untuk pondasi, dinding maupun untuk pelapisan tembok. Selain itu, pasir juga digunakan sebagai bahan untuk membuat cor. Lalu, jenis pasir untuk cor yang baik itu bagaimana?

Jenis pasir untuk cor, tentunya tidak sama dengan jenis pasir yang digunakan untuk melapisi tembok. Karena jenis pasir yang digunakan untuk melapisi tembok atau merekatkan dinding bata, biasanya bertekstur halus dan sedikit kandungan batu kasarnya. Dengan begitu, lapisan tembok akan terlihat halus dan tidak menimbulkan tonjolan akibat adanya campuran kerikil dalam adonan tersebut.

Pasir Gunung

Di kawasan Jawa Tengah salah satu jenis pasir untuk cor yang banyak disukai adalah jenis pasir Muntilan. Jenis pasir ini berasal dari erupsi gunung Merapi yang ditambangg di daerah Muntilan, Jawa Tengah. Tekstur pasir ini cenderung agak kasar dan memiliki kandungan batuan lebih besar. Sehingga, apabila digunakan untuk membuat cor akan menambah kekuatan dari tulang bangunan yang berasal dari besi.

Adapun jenis pasir untuk cor yang baik untuk digunakan memiliki beberapa standar, antara lain:

1. Tektur pasir untuk cor berupa butiran tajam dank eras dengan indek kekerasan kurang dari 2,2.

2. Kandungan lumpur dalam pasir, tidak boleh melebihi kadar 5%.

3. Kandungan organik yang terdapat dalam lumpur tidak boleh mengandung banyak bahan organik.

4. Modulus kehalusan pasir berkisar antara 1,5 sampai 3,8 serta tersusu dan butir yang beraneka ragam.

5. Pasir yang akan digunakan harus memberikan reaksi negative pada alkali yang digunakan untuk beton dengan tingkat keawetan yang cukup tinggi.

Namun demikian, para praktisi di lapangan biasnya menggunakan metode lain untuk melihat apakah sebuah pasir bisa layak digunakan sebagai bahan cor atau tidak. Caranya adalah dengan membentuk kepalan pada pasir tersebut dengan menggunakan tangan. Apabila pasir yang dikepal dengan tangan tidak menggumpal, maka pasir tersebut dianggap baik untuk bahan pembuatan cor.

Sabtu, 25 Mei 2019

Kenapa Kini Banyak Yang Pakai Batako Dan Hebel?

Pada saat ini, penggunaan batu bata merah dalam proses kontruksi bangunan sudah mulai ditinggalkan. Masyarakat mulai beralih ke batako dan hebel untuk membuat kontruksi dinding bangunan mereka. Hal ini karena batu bata merah dianggap kurang memberikan nilai ekonomis dan keuntungan. Terutama, apabila digunakan untuk membuat bangunan berskala besar.

Batu bata merah hanya digunakan pada pembangunan perumahan perorangan saja. Biasanya, hal ini dilakukan oleh mereka yang memiliki rasa fanatic pada penggunaan batu bata merah dan meyakini bahwa batu bata merah merupakan material terbaik untuk membuat dinding bangunan. Padahal, bila dipahami batako dan hebel juga memiliki nilai yang tidak kalah daripada batu bata merah. Bahkan secara ilmiah penggunaan keduanya dinilai mempunyai kelebihan dibandingkan dengan batu bata merah.

Perbandingan Batako Dan Hebel

Batako dan hebel menjadi salah satu bahan pembuat dinding bangunan yang kini menjadi favorit masyarakat. Keduanya dinilai menjadi sebuah alternative baru pembuatan bangunan untuk mendapatkan nilai ekonomis dibandingkan dengan menggunakan batu bata merah. Lalu, apa kelebihan dari kedua jenis bahan tersebut?

1. Batako

Material ini dibuat dengan campuran semen serta pasir kasar yang dipadatkan baik secara manual maupun dengan menggunakan mesin pres. Ada pula yang membuat batako dengan ditambahi residu batu bara. Dengan bahan pembuat batako seperti yang sudah disebutkan, menimbulkan resiko dan kelemahan batako.

Dimana batako akan mudah mengalami keretakan dinding, terutama jika pada bagian yang kosong tidak diisi dengan adukan semen dan pasir. Penggunaan batako akan membuat bangunan dalam rumah terasa lebih hangat, sehingga cocok bila digunakan di kawasan berudara dingin. Biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat bangunan per meter persegi, lebih ringan jika dibandingkan dengan biaya pembangunan menggunakan batu bata merah.

2. Hebel

Hebel atau batu bata ringan menjadi salah satu pilihan di era belakangan ini. Teksturnya yang lebih rapi dibandingkan batako, membuatnya banyak dilirik oleh para pengembang. Hebel disukai karena bobotnya yang ringan, sehingga dinilai lebih aman dan menghemat waktu pembangunan. Pun, hebel juga dinilai mampu meminimaliasi sisa material.