Jumat, 16 September 2016

Pingin Bangun Rumah Terkendala Biaya? Manfaatkan Saja KBR

Harga hunian kian lama kian melambung, membuat tak semua orang mampu menjangkau. Lihat saja harga rumah yang ditawarkan di kota-kota besar, bukannya semakin murah namun justru kian melambung. Sebenarnya ada juga perumahan dengan harga yang relatif miring namun masalahnya seringkali kualitas tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Membangun rumah sendiri bisa menjadi solusi jika ingin punya rumah dengan bentuk dan dana yang bisa disesuaikan, namun masalahnya lagi-lagi soal dana yang cekak. Menabung bisa saja menjadi solusi tapi timbul masalah lagi, kian lama harga bahan bangunan dan upah tukang juga makin tinggi. Solusi lain Anda bisa memanfaatkan Kredit Membangun Rumah (KBR).Anda mungkin masih bingung apa itu KBR? Sebenarnya, KBR hampir sama dengan KPR. Bedanya, KPR diajukan untuk membeli rumah, sedangkan KBR untuk membangun rumah. Soal jangka waktu juga beragam yang jelas maksimal hanya 10 tahun untuk pengajuan KBR. Sama seperti KPR, makin lama jangka waktu yang diambil, maka bunga yang harus Anda bayar makin besar.


Syarat Pengajuan KBR


Saat mengajukan KBR, ada syarat khusus yang harus dipenuhi oleh debitur. Berikut ini syarat yang harus dipenuhi:

WNI dan berdomisili di Indonesia

  • Telah berusia 21 tahun atau telah menikah
  • Memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap dengan masa kerja/usaha minimal 1 tahun
  • Memiliki NPWP
  • Melampirkan Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, dan Surat Nikah/Cerai
  • Formulir Aplikasi Kredit
  • Pas Foto terbaru pemohon
  • Fotokopi SK pengangkatan pegawai tetap
  • Fotokopi NPWP atau SPT PPh 21 (jika pinjaman lebih dari Rp100 juta)
  • Fotokopi SHM/SHGB/ dan IMB
  • Slip gaji terakhir atau surat keterangan penghasilan
  • Fotokopi buku tabungan 3 bulan terakhir


Cara Mengajukan KBR


Lalu bagaimana cara pengajuannya? Jika semuanya sudah disiapkan, Anda bisa mengajukan berkasnya ke bank. Ikuti saja langkah-langkah berikut ini:

  • Bawa semua berkas yang telah disiapkan, jangan lupa untuk membawa dan mengisi formulir permohonan KBR.
  • Bank akan mengirimkan petugas untuk mengecek langsung ke lokasi jika permohonan sudah diterima.
  • Anda akan diwawancara oleh pihak bank dan dinilai apakah permohonan tersebut diterima atau tidak. Biasanya bank hanya akan mengabulkan 70% dana yang diajukan.
  • Hasil penilaian akan diberikan oleh pihak bank sekitar 1-2 minggu setelah wawancara dilakukan.
  • Apabila permohonan diterima, Anda akan diminta mendatangi notaris yang ditunjuk oleh pihak bank untuk menandatangani perjanjian KBR.
  • Setelah menandatangani, uang pinjaman pun akan ditransfer secara bertahap ke rekening Anda.
  • Pihak bank pun akan mengawasi sampai selesai pembangunan yang Anda lakukan.
Bagaimana? Jika Anda punya rencana membangun rumah, tapi belum memiliki dana yang cukup? Salah satu solusi ajukan saja KBR mengikuti langkah yang telah dijelaskan diatas.

0 komentar:

Posting Komentar